Tentang Buku Ini
Rumah sakit daerah menghadapi dua tuntutan besar: memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga kemampuan finansial agar tetap berkelanjutan. Surplus Tanpa Mengorbankan Pasien mengajak pembaca memahami bahwa surplus bukan sesuatu yang harus dicurigai dalam pelayanan publik. Surplus yang sehat dapat dicapai tanpa mengurangi hak pasien, melalui tata kelola yang disiplin, sistem yang transparan, digitalisasi, efisiensi yang cerdas, serta pengembangan layanan unggulan secara bertanggung jawab.
Dengan gaya naratif yang sederhana dan dekat dengan kenyataan lapangan, buku ini membahas perjalanan rumah sakit daerah dalam menghadapi tekanan keuangan menuju organisasi yang lebih sehat. Pembaca diajak memahami peran angka keuangan sebagai alarm, mengenali kebocoran operasional, memanfaatkan sistem digital untuk pengendalian, serta menjaga mutu sebagai batas moral pelayanan.
Buku ini ditujukan bagi pimpinan dan manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, mahasiswa, konsultan, maupun masyarakat umum. Pada akhirnya, surplus bukan sekadar angka, tetapi sarana untuk menjaga dan memperkuat masa depan pasien.





